Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan
Bertahan Dalam Pernikahan dan Tak Perlu Bercerai, Ini Tipsnya!

Bertahan Dalam Pernikahan dan Tak Perlu Bercerai, Ini Tipsnya!

 

Menikah sejatinya adalah menyempurnakan setengah agama. Banyak keberkahan dan keutamaan di dalamnya. Namun ujiannya juga banyak. Mulai dari ujian ekonomi, komunikasi, pasangan, anak, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Pernikahan seharusnya saling menyempurnakan, namun tak jarang juga sebaliknya. Berbagai konflik yang ada dalam pernikahan kadang membuat pernikahan itu sendiri jadi tidak menyenangkan. Walaupun berpisah juga merupakan salah satu solusi, namun bertahan juga adalah pilihan yang terpaksa dilakukan dengan berbagai alasan, anak salah satunya.

Tips dari seorang konsulan spiritual rumah tangga ini mungkin bisa diterapkan jika ingin bertahan dalam rumah tangga yang dianggap buruk tanpa harus bercerai.


tips bertahan dalam pernikahan tocic

1. Menikmati me Time

Anda bisa keluar rumah rumah untuk berlibur atau sekedar ngopi cantik sendirian. Jika anda tetap di rumah, emosi negative anda akan semakin membesar. Perasaan jengkel pada pasangan akan semakin tak terbendung.

2. Belajar memaafkan dan melupakan

Semua orang bisa melakukan kesalahan, jadi sangat penting untuk belajar memaafkan kesalahan. Yang lebih penting adalah melanjutkan hidup anda. Jika anda terus mengingat kesalahan pasangan, ini akan menciptakan jarak dan membuat anda makin benci pada pasangan. Maafkanlah pasangan anda sebagaimana anda ingin dimaafkan oleh orang lain apapun kesalahan anda.

3. Praktikkan ilmu self love

Apapun masalah rumah tangga yang anda almi, santai saja dan cintai diri anda lebih dari apapun. Ketika anda tahu mencari dukungan pasangan adalah hal yang mustahil, anda perlu memanjakan diri anda sendiri. Ubah gaya hidup anda, fokuslah pada kesehatan fisik dan mental anda. Berlatihlah meditasi (bisa dengan memperbaiki ibadah untuk seorang muslim), mengejar hobi, mempertahankan persahabatan, dan sebagainya.

4. Bergabung dengan komunitas yang positif

Anda bisa memilih unutk bergabung dengan komunitas apapun, yang penting membawa dampak yang positif bagi hidup anda. Misalnya anda ingin lebih tenang sekaligus sehat, anda bisa mengikuti yoga. Anda suka menjahit, anda bisa mengikuti kursus menjahit. Anda suka memasak, anda bisa bergabung dengna komunitas yang suka memasak. Dengan ikut komunitas, anda bisa bertemu orang baru dan membantu mengalihkan pikiran anda ke  rah yang lebih positif. Anda juga meningkatkan kekuatan dan kepercayaan diri anda dengan bergabung di komunitas.

5. Cari bantuan profesional

Jika anda sudah coba segalanya dan masih belum terasa tenang, carilah bantuan profesional. Jangan mau terus menderita. Dengan mendapat bantuan profesional, anda diharapkan lebih siap menghadapi segala konflik rumah tangga yang terjadi.

Terakhir, tambahan dari saya sebagai penulis yaitu meminta bantuan dari Yang Maha Kuasa atas langit dan bumi yaitu Allah SWT. Jangan pernah meremehkan dan lelah dalam berdoa. Jangan juga berburuk sangka pada-Nya. Allah Maha Rahman dan Rahim, kasih sayang-Nya begitu besar pada hamba-Nya.

 

 


Pengalamanku Menjadi Mak Comblang

Pengalamanku Menjadi Mak Comblang

  

Pernah menjadi mak comblang sampai yang dicomblangin menikah? Ternyata menjadi mak comblang itu banyak sekali keutamaannya, terutama karena mendapat pahala atau balasan yang besar dari Allah SWT.

Dalam agama Islam, dengan menjodohkan orang sampai menikah berarti ia mendapat pahala menjauhkan seseorang dari syahawat yang buruk, membuka jalan rejeki orang lain, memberi kebahagiaan pada orang lain, mencegah fitnah, pahala menolong orang lain, pahala melakukan pertolongan yang sebaik-baiknya, pahala memilih pasangan terbaik, pahala sepanjang hari hingga di akhirat, pahala memberi jalan menjalankan sunnah Rasul, pahala membuat orang lain jauh dari kesepian, jalan beramal saleh, dan sebagainya.

Aku pernah (Alhamdulillah) menjodohkan atau mencomblangi dua orang sampai mereka menikah. Prosesnya melalui taaruf. Dua orang saling bertukar biodata, lalu mereka bertemu dan bertukar pikiran setelah merasa cocok dengan biodata calon pasangannya. Jika cocok, mereka akan terus lanjut ke proses yang lebih serius yaitu pernikahan. Tentu prosesnya tidak cepat, tergantung kesiapan keluarga masing-masing.

Tidak mudah mencoblangi 2 orang sampai menikah. Kita harus bisa menilai kecocokan mereka. Misalnya saja, ketika si pemuda menginginkan wanita yang cantik berkulit putih, ya jangan dipertemukan dengan wanita yang berkulit sawo matang karena mungkin tidak akan tertarik. Ketika si wanita ingin pasangan yang setara pendidikannya, ya dipertemukan dengan yang sesuai atau mendekati.

Sebagai mak comblang, kita juga harus memberikan nasihat pernikahan terbaik untuk para pasangan yang kita comblangi. Dalam kasusku, pernah si perempuan mengeluh dan khawatir setelah dipertemukan dengan si lelaki, bahwa ia ragu untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih serius karena si lelaki terlihat gemulai. Aku pun memberikan nasihat padanya bahwa agamanya baik, ia telah bekerja dan berniat serius menikah, ia hanya dibesarkan dengan banyak saudara perempuan sehingga mungkin sedikit berpengaruh pada kelembutan hatinya, namun selebihnya beliau adalah lelaki yang normal. Setelah masing-masing istikharah, akhirnya alhamdulillah mereka mantap menikah dan sekarang dikaruniai 2 putri.




Dalam kasus yang lain, sang lelaki mengeluh, ia mendapat kabar kalau perempuan yang dipertemukan dengannya di masa lalu berkulit sawo matang padahal saat ini terlihat berkulit bersih. Aku pun memberikan nasihat bahwa kulit bisa dirawat dengan perawatan terbaik sehingga menjadi terlihat bersih dan cerah. Yang pasti, sang perempuan itu baik, solehah, punya karir yang bisa membantu ekonomi suami, dan dari keluarga yang kita kenal baik. Setelah istikharah, akhirnya mereka memutuskan menikah dan kini Bahagia dikaruniai 2 orang putra.

Sebagai mak comblang, perasaanku sangat bahagia melihat pasangan yang aku comblangi melaju ke pernikahan dan hidup bahagia. Tentu saja, Namanya pernikahan tak ada yang sempurna, ini juga perlu kita tekankan sebagai mak comblang. Pasti akan selalu ada badai yang menerpa baik badai ekonomi maupun yang lainnya dan mereka harus mengetahu dan melaluinya dengan upaya terbaik mereka menjaga pernikahan tetap sakinah.

Jika ada teman atau siapapun di sekitarmu yang jomblo dan siap menikah, bantulah mereka ya teman-teman dengan mencarikan pasangan yang baik. InshaAllah, Allah SWT memberikan balasan kebaikan juga kepadamu. BTW, aku ingin dengar cerita teman-teman, apakah kalian punya pengalaman menjadi mak comblang atau menjodohkan sampai yang dijodohkan menikah? Share yuk di kolom komentar! 


Ternyata Ini Adab Malam Pertama yang Harus Diketahui Pengantin Baru

Ternyata Ini Adab Malam Pertama yang Harus Diketahui Pengantin Baru

 


Memberi ucapan untuk pengantin baru tentunya menjadi salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan oleh para tamu undangan. Hal itu bukan tanpa alasan, karena sebuah ucapan adalah doa. Oleh karena, sudah semestinya bagi para tamu undangan untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

Namun tahukah kamu, ternyata ada juga adab-adab yang disarankan untuk dilakukan oleh pengantin baru saat malam pertama lho. Nah, biar gak penasaran mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.


adab malam pertama


1. Membersihkan Mulut & Gigi

Agama Islam sangat memperhatikan tingkat kebersihan. Itu sebabnya, mengapa sebelum berjima (berhubungan intim) kedua pasangan suami istri harus mandi terlebih dulu serta membersihkan mulut dan gigi sebelum melakukan malam pertama.

2. Berdandan & Menggunakan Parfum

Setelah selesai mandi, dianjurkan untuk kedua pasangan khususnya bagi istri untuk berdandan dan menyemprotkan parfum ketubuhnya. Ya, hal ini bertujuan untuk menarik Hasrat sang suami. Apabila suami merasa senang kepada istri dalam melayaninya, maka pahalanya sangat besar dan menjadi amal ibadah lho.

3. Menunaikan Sholat Sunnah 2 Rakaat

Sebelum berhubungan intim di malam pertama, ada baiknya bagi kedua pasangan untuk menunaikan dulu sholat sunnah sebanyak 2 rakaat. Pasalnya, sholat sunnah 2 rokaat akan membuat suasana menjadi lebih tenang dan mencair.

4. Memberi Salam Kepada Istri

Menurut informasi yang didapat, Rasulullah SAW kerap mengucapkan salam “Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh” kepada istrinya sebelum berjima. Sebagai umatnya, tentu saja kita para suami juga harus mengucapkan salam kepada istrinya sebelum berhubungan badan.

5. Bersenda Gurau

Agar suasana malam pertamanya tidak kaku dan tegang, ada baiknya masing-masing pasangan untuk bersenda gurau terlebih dulu. Hal itu bukan tanpa alasan, karena suasana yang tegang tentunya akan membuat rasa tidak nyaman bagi masing-masing pasangan.

Lain halnya Ketika berada dalam suasana santai dan rileks, sehingga mereka berdua akan merasakan kenikmatan sempurna di malam yang paling spesial tersebut.

6. Mendoakan Sang Istri

Pengantin pria dianjurkan untuk meletakkan tangannya di bagian ubun-ubun istri seraya mendoakannya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:

“Apabila salah seorang dari kamu menikahi Wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah “basmalah” serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan: “Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.”

7. Memanjatkan Doa Sebelum Berhubungan Intim

Seperti yang sudah diketahui bahwa agama Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa kepada Allah SWT disemua aktivitas. Begitu juga saat sebelum melakukan hubungan intim, yang mana pasangan harus membaca doa. Adapun mengenai bacaan doa dan artinya seperti berikut:

Allahumma janibnasyaithana wa jannibi syathaanamaa razaqtana

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, jauhkanlah aku dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari anak yang hendak Engkau kurniakan kepada kami.” (HR. Bukhari dan Muslim).

8. Bebas Melakukan Apa Saja Terhadap Istri (Asal Hanya ke Bagian Intimnya Saja)

“Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.” (QS. Al Baqarah ayat 223).


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik