Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Ibadah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ibadah. Tampilkan semua postingan
Rekomendasi 4 Pilihan Mukena Nabnib Untuk Menyambut Ramadan dan Idul Fitri

Rekomendasi 4 Pilihan Mukena Nabnib Untuk Menyambut Ramadan dan Idul Fitri

Ramadan tinggal hitungan hari, apa saja yang sudah disiapkan? Tentunya kita harus menyiapkan ilmu agama yang berkaitan dengan Bulan suci Ramadan agar bisa maksimal beribadah. Bulan Ramadan hanya datang setahun sekali. Pahal beribadah saat Bulan Ramadan berkali-kali lipat. Tentu saja kita tidak mau melewatkannya.

Selain menyiapkan diri dengan berbekal ilmu agama, tentu saja kita juga harus menyiapkan diri agar sehat secara lahir dan batin.  badan yang sehat akan menunjang ibadah Ramadan dengan lebih baik. Menyiapkannya dengan cara menyiapkan bahan makanan yang sehat untuk sahur dan buka di Bulan ramadan. Jika perlu, menyediakan suplemen kesehatan juga bisa dilakukan untuk badan yang fit saat Ramadan.

Mukena adalah salah satu perangkat yang digunakan dalam ibadah salat, salah satu ibadah yang merupakan Rukun Islam. Tak ada salahnya membeli mukena baru untuk menyambut Ramadan dan idul Fitri, atau untuk diberikan kepada kerabat sebagai hadiah. Memberikan hadiah saat Ramadan dan Idul Fitri adalah sebuah tradisi yang baik untuk mempererat silaturahim.

Ada berbagai pilihan mukena dari brand Nabnib yang bisa diigunakan saat Ramadan dan idul Fitri. Saya mengulas mukena dari brand Nabnib karena sudah lama berkecimpung di bidang busana muslim. Selain itu, kualitasnya bagus dan pilihan mukenanya beragam, Ini dia berbagai pilihan mukena dari nabnib:

1. Rena Mukena Silk Sutra Premium

Mukena Rena terbuat dari material sutra Silk Prmeium yang super lembut, adem, dan ringan. Walaupun ringan, mukena Rena tidak telrihat transparan sehingga nyaman digunakan. Mukena Rena dilengkapi dengan renda premium yang lembut dan lentur serta label plat metal eksklusif.

Tali mukena pada atasan bisa disesuaikan. Karet pinggang yang elastis juga memudahkan buat pemakainya. Dilengkapi dengan tas cantik, mukena Rena bisa dipakai untuk sehari-hari, sebagai hadiah, bahkan untuk mahar pernikahan.


mukena sutra premium nabnib


2. Mina Mukena Dewasa Voal Dot Burgundy

Mukena Mina terbuat dari katun voal dot yang super ringan dan adem. Bahannya terasa halus saat menyentuh kulit. Bahannya menyerap keringat dan tidak panas, sehingga memberikan kenyamanan yang lembut pada kulit. Mukena Mina banyak macam warna pilihannya dan dilengkapi dengan tas mukena dengan warna senada sehingga bisa dibawa kenana-mana. 





3. Luni Mukena Travelling 2 in 1 

Mukena Luni terbuat dari material semi silky parasut yang ringan dan adem. Meski begitu, mukena ini tidak akan terdengar berbunyi kreesk-kresek yang mengganggu kenyamanan pengunanya. Warna yang bisa dipilih beragam sehingga bisa disesuaikan dengan warna yang disukai.

Mukena Luni bisa digunakan dalam 2 model. Resleting di bagian leher membuat mukena bisa digunakan dengan penutup kepala maupun tidak. Mukena Luni mudah dilipat dan dimasukkan ke dalam tas yang berukuran kecil, sehingga mudah dibawa kemanapun.


mukena travelling luni dari nabnib


4. Laisa Mukena Travelling Printed

Mukena Laisa terbuat dari material parasut lite premium. Bahannya lembut, adem, dan tidak menimbulkan bunyi kresek-kresek. Seperti Mukena Luni, Mukena Laisa bisa dipakai dengan 2 model, yaitu dengan dan tanpa penutup kepala karena adanya resleting di bagian leher yang memudakan pemakain mukne menyesuaikan kebutuhan dan ukuran kepala.

Berikut ini detail ukuran Mukena Liasa: panjang mukena depan 125 cm, panjang mukena belakang 135 cm, panjang muka 23,5 cm, resleting 44 cm, panjang rok 120 cm, lingkar pinggang rok 64-150 cm Mukena Laisa dilengkapi sajadah kecil berukuran 28 X 40 cm dan tas bermotif senada dengan ukuran 10 X 15 cm.


mukena travelling printed nabnib


Cantik-cantik kan mukena dari Nabnib, yang mana pilihan anda untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri? Yang pasti, anda setidaknya harus memiliki satu mukena travelling agar dapat shalat dengan praktis dan nyaman kapanpun anda bepergian ke kampung halaman, kerja, kuliah, itikaf ke mesjid, dan lain-lain.




London Dalam Sehelai Kain Hijab

London Dalam Sehelai Kain Hijab

  

Siapa yang tak kenal Kota London. London merupakan ibukota Inggris dan Britania Raya dan merupakan kota metropolitan terbesar di Britania raya. London unggul dalam bidang seni, bisnis, Pendidikan, hiburan, mode, keuangan, kesehatan, media, penelitian dan pengembangan, transportasi, pariwisata, pusat kebudayaan, dan sebagainya. London juga merupakan salah satu pusat keuangan terkemuka dunia dan menjadi kota dengan PDB terbesar kelima di dunia. Dengan berbagai kelebihannya itu menjadikan London juga merupakan kota yang paling sering dikunjungi.

Nabnib, salah satu produsen hijab terkemuka menghadirkan nuansa London dalam varian hijab terbarunya, London Series Hijab Segi Empat Voal Ultrafine. Desain kota London yang unik tergambar indah pada hijab segi empat London Series. Beberapa pilihan warna menarik bisa dipilih, yaitu Cyan, black, nude, dan blue, menjadikan pengguna hijab bebas menentukan hijab London Series yang sesuai dengan kepribadiannya.


Nabnib London Series Voal Ultrafine

Nabnib London Series Voal Ultrafine


Bahan voal ultrafine sendiri merupakan jenis bahan material katun voal terbaik yang super nyaman digunakan. Bahannya tidak terlalu transparan, namun juga tidak terlalu tebal. Bahannya ringan sehingga sangat nyaman digunakan untuk beraktifitas. Bahan voal ultrafine juga dikenal lembut, tidak licin, dan mudah dibentuk sehingga memaksimalkan pemakaian hijab. Bahan voal ultrafine mampu menyerap keringat dan tidak panas ketika dikenakan. Kelebihan lainnya, bahan voal ultrafine tidak mudah kusut sehingga bisa menghemat pemakaian setrika di rumah.

Nabnib London Series Hijab Segi Empat Voal Ultrafine didesain secara eksklusif dan terbatas. Dengan ukuran 120 X 120, hijab ini dilengkapi dengan label nabnib plat gold metal. Pengemasan dengan box Nabnib yang menarik menjadikan Nabnib London Series Hijab Segi Empat Voal Ultrafine sangat tepat jika digunakan untuk hadiah pada orang yang kita sayangi. Yuk, dapatkan Nabnib London Series Hijab Segi Empat Voal Ultrafine di toko online kesayangan kamu atau melalui official website Nabnib dan Instagram Nabnib!

Nabnib London series vola ultrafine



Sering Merasa Cemas, Coba lakukan Hal Berikut!

Sering Merasa Cemas, Coba lakukan Hal Berikut!

Dalam hidup ini, manusia selalu dihadapkan pada berbagai ujian. Sebagian orang bisa menghadapinya dengan biasa saja dan menganggapnya sebagai bagian dari ujian hidup, namun sebagian lagi menghadapnya dengan rasa cemas yang berlebihan. Rasa cemas yang berlebihan bisa membuat kesehatan mental terganggu dan akhirnya menyebabkan hal yang lebih serius seperti anxiety.

Rasa cemas berlebihan banyak dirasakan sebagaian orang saat ini, yang juga termasuk dampak dari pandemi Covid yang berpengaruh pada berbagai hal. Pandemi telah menyebabkan masalah pada kesehatan, ekonomi, hubungan, dan sebagainya termasuk menyebabkan kesehatan mental yang salah satunya ditandai rasa cemas yang berlebihan.

Rasa cemas yang terus menerus tidak bisa dibiarkan saja dan mengganggu aktifitas kita. Kalau perlu, periksakanlah diri ke psikolog atau psikiater. Selain itu, untuk umat islam, Alquran sudah memberi petunjuk atau obat untuk mengatasi cemas yang berlebihan dengan cara menghadirkan ketenangan dalam hidup dalam berbagai cara.

Menurut ustadz Adi Hidayat dalam channel youtube Adi Hidayat Official, ada beberapa ayat dalam Alquran yang menjadi petunjuk untuk menghilangkan cemas dan menghadirkan ketenangan. Menurut petunjuk dalam Alquran, ketika seseorang merasa cemas, lakukanlah dzikrullah atau berdzikir kepada allah SWT seperti firman Allah SWT dalam Alquran berikut ini:


cemas berlebihan


الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوب

(Alladziina aamanuu wa tatma'innu quluubuhum bidzikrillah 'alaa bidzikrillaahi tatma'innul quluub)

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS Ar Ra'du : 28)

Ayat ini mengingatkan kita agar meyakinkan diri dalam hati bahwa dengan berdzikir pada Allah SWT maka Allah SWT akan memberikan ketenangan. Jika rasa cemas datang, segeralah fokus berdzikir sampai mendapatkan ketenangan. Amalan dzikrullah ada 4, diantaranya adalah:

1. Bacaan Dzikir 

فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: " Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (QS Annisaa ayat 103)

Dzikir bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, dzikir setelah shalat adalah keutamaan yang diperintahkan Allah SWT dalam Alquran. Bacaan dzikir berupa istighfar, tasbih, takbir, tahlil, dan bacaan doa lainnya yang banyak dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW. Bacalah dzikir sambil mengingat Allah SWT, jangan cuma di lisan. Berdzikirlah sampai ada perubahan dalam hati dan cemas berkurang.

2. Membaca Alquran

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اِذَا ذُكِرَ اللّٰهُ وَجِلَتْ قُلُوْبُهُمْ وَاِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ اٰيٰتُهٗ زَادَتْهُمْ اِيْمَانًا وَّعَلٰى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُوْنَۙ

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal," (QS Al Anfal:2)

Membaca Alquran termasuk salah satu amalan dzikir kepada Allah SWT. Bacalah Alquran dengan tulus dan sambungkan dengan hati sembari mengingat Allah SWT sampai ketenangan datang. 

3. Lakukan shalat 

Ketika rasa cemas masih saja datang, lakukanlah wudhu, menghadap kiblat, dan lakukanlah shalat sesuai dengan waktunya. Jika waktu Dhuha, maka lakukanlah shalat Dhuha, jika waktu Tahajjud maka lakuknalah shalat Tahajjud, dan seterusnya. Jika belum waktunya shalat, lakukanlah shalat Mutlak, yaitu shalat sunnah yang dilaksanakan tanpa terikat oleh waktu. 

Saat sujud, tumpahkanlah segala kegelisahan dan kecemasan yang kita rasakan, bahkan sampai air mata kita tumpah. Dalam shalat, semua dzikir terkumpul dan inilah waktunya kita untuk menumpahkan segala masalah kita pada Allah SWT.

4. Yakin Ada Solusinya 

 فَإِنَّ مَعَ ٱلْعُسْرِ يُسْرًا 

Artinya: "Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" (QS Al Insyirah: 5)

Allah SWT sudah berjanji dalam Alquran bahwa sesudah kesulitan ada kemudahan. Pasti ada solusi dari setiap masalah. Dari dahulu pun kita ditimpa masalah dan mampu melewatinya. Maka yakinikah bahwa semua akan ada solusinya sehingga kita tak lagi merasa cemas dalam hidup. Wallahua'lam bishawwab. 




Ternyata Ini Adab Malam Pertama yang Harus Diketahui Pengantin Baru

Ternyata Ini Adab Malam Pertama yang Harus Diketahui Pengantin Baru

 


Memberi ucapan untuk pengantin baru tentunya menjadi salah satu kegiatan yang biasanya dilakukan oleh para tamu undangan. Hal itu bukan tanpa alasan, karena sebuah ucapan adalah doa. Oleh karena, sudah semestinya bagi para tamu undangan untuk memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

Namun tahukah kamu, ternyata ada juga adab-adab yang disarankan untuk dilakukan oleh pengantin baru saat malam pertama lho. Nah, biar gak penasaran mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.


adab malam pertama


1. Membersihkan Mulut & Gigi

Agama Islam sangat memperhatikan tingkat kebersihan. Itu sebabnya, mengapa sebelum berjima (berhubungan intim) kedua pasangan suami istri harus mandi terlebih dulu serta membersihkan mulut dan gigi sebelum melakukan malam pertama.

2. Berdandan & Menggunakan Parfum

Setelah selesai mandi, dianjurkan untuk kedua pasangan khususnya bagi istri untuk berdandan dan menyemprotkan parfum ketubuhnya. Ya, hal ini bertujuan untuk menarik Hasrat sang suami. Apabila suami merasa senang kepada istri dalam melayaninya, maka pahalanya sangat besar dan menjadi amal ibadah lho.

3. Menunaikan Sholat Sunnah 2 Rakaat

Sebelum berhubungan intim di malam pertama, ada baiknya bagi kedua pasangan untuk menunaikan dulu sholat sunnah sebanyak 2 rakaat. Pasalnya, sholat sunnah 2 rokaat akan membuat suasana menjadi lebih tenang dan mencair.

4. Memberi Salam Kepada Istri

Menurut informasi yang didapat, Rasulullah SAW kerap mengucapkan salam “Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh” kepada istrinya sebelum berjima. Sebagai umatnya, tentu saja kita para suami juga harus mengucapkan salam kepada istrinya sebelum berhubungan badan.

5. Bersenda Gurau

Agar suasana malam pertamanya tidak kaku dan tegang, ada baiknya masing-masing pasangan untuk bersenda gurau terlebih dulu. Hal itu bukan tanpa alasan, karena suasana yang tegang tentunya akan membuat rasa tidak nyaman bagi masing-masing pasangan.

Lain halnya Ketika berada dalam suasana santai dan rileks, sehingga mereka berdua akan merasakan kenikmatan sempurna di malam yang paling spesial tersebut.

6. Mendoakan Sang Istri

Pengantin pria dianjurkan untuk meletakkan tangannya di bagian ubun-ubun istri seraya mendoakannya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya:

“Apabila salah seorang dari kamu menikahi Wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah “basmalah” serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan: “Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.”

7. Memanjatkan Doa Sebelum Berhubungan Intim

Seperti yang sudah diketahui bahwa agama Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa kepada Allah SWT disemua aktivitas. Begitu juga saat sebelum melakukan hubungan intim, yang mana pasangan harus membaca doa. Adapun mengenai bacaan doa dan artinya seperti berikut:

Allahumma janibnasyaithana wa jannibi syathaanamaa razaqtana

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, jauhkanlah aku dari syaitan dan jauhkanlah syaitan dari anak yang hendak Engkau kurniakan kepada kami.” (HR. Bukhari dan Muslim).

8. Bebas Melakukan Apa Saja Terhadap Istri (Asal Hanya ke Bagian Intimnya Saja)

“Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.” (QS. Al Baqarah ayat 223).


Tugas Dan Bacaan Yang Dibacakan Oleh Bilal Dalam Pelaksanaan Sholat Jum’at

Tugas Dan Bacaan Yang Dibacakan Oleh Bilal Dalam Pelaksanaan Sholat Jum’at

 

 

            Sebagai umat muslim yang baik tentunya kita sudah memgetahui bahwa kita memiliki kewajiban untuk menunaikan ibadah sholat. Ternyata selain ibadah sholat wajib yang 5 waktu, bag kaum laki – laki ada ibadah wajib lainnya yang harus dilaksanakan. Ibadah tersebut ialah ibadah sholat Jum’at yang hanya dilakukan 1x dalam seminggu yakni di hari Jum’at saja.

            Dalam melaksanakan ibadah sholat Jum’at ini di beberapa tempat memang mengizinkan wanita untuk mengikuti ibadah tersebut. Tapi menurut syariat yang wajib mengikuti ibadah sholat Jum’at tersebut hanyalah laki – laki yang sudah baligh. Pelaksaan sholat Jum’at ini hampir mirip dengan sholat biasanya, hanya saja ada beberapa aturan dan rukun dalam pelaksanaan sholat Jum’at tersebut.

            Biasanya dalam sholat Jum’at terdapat khutbah Jum’at yang harus didengarkan oleh para jemaahnya karena itu merupakan salah satu rukun sholat Jum’at. Di sela – sela Khutbah jum’at tersebut biasanya akan ada seorang Bilal yang akan memimpin bacaan tarqiyah ataupun sholawat. Selain bertugas sebagai orang yang memimpin doa dan sholawat, biasanya Bilal juga sekaligus merangkap sebagai seorang muadzin.


bacaan bilal


            Tugas seorang Bilal dalam ibadah sholat Jum’at terdiri dari beberapa hal dan juga bacaan Bilal yang biasa dibacakan. Berikut ini beberapa bacaan Bilal yang biasa dibacakan selama pelaksanaan sholat Jum’at.

1.     Bacaan Bilal sebelum khutbah dimulai

Biasanya sebelum khutbah sholat Jum’at yang pertama dimulai Bilal akan mengumandangkan adzan terlebih dahulu. Adzan ini dilafalkan untuk memberitahu kepada para jamaah bahwa waktu sholat Jum’at sudah tiba. Biasanya setelah adzan pertama, para jamaah juga disarankan untuk melaksanakan sholat sunnah qoblitah Jum’at.

2.     Bacaan Bilal untuk mengantarkan Khotib naik mimbar

Ma’a syirol muslimin, wa zumrotal mu’minina rohimakumulloh, ruwiya ‘an abi hurairota rodliyallohu’anhu annahu qoola, qoola rosulullohi shollallohu ‘alaihi wa sallam idza qulta lishohibika yaumal jum’ati anshit, wal imaamu yakhtubu faqod laghout -Anshitu wasma’u wa athi’u rohimakumulloh 2x- Anshitu wasma’u wa athi’u la’alakum turhamun.

3.     Bacaan Bilal Jum’at untuk membaca sholawat diantara dua Khutbah

Allohumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad 2x, Allohumma sholli ‘ala sayyidina wa habibinaa wa syafi’iina wa maulanaa Muhammadin wa sallim wa rodliyallohu tabaaroka wa ta’ala ‘an saadatinaa ashaabi rosuulillahi ajma’in.

4.     Bacaan Bilal Jum’at untuk memberikan doa pada kaum muslimin dan mukminin

Allohumma sholli wa sallim ‘ala sayyidina wa maulana muhammadin wa ‘ala aali sayyidina muhammad, Allohumma qowwil islaam wal iiman, minal muslimiina wal muslimaat, wal mu’miniina wal muslimaat, al ahya i minhum wal amwaat, wanshurhum ‘ala mu’aniddiin robbikhtim lanaa minka bilkhoir, yaa khoironnaashiriin, birohmatika yaa arhamarroohimiin.

5.     Bacaan Bilal Jum’at untuk membaca sholawat

Allohumma Sholli wa sallim, wa zid wa an’im wa tafadlol wa baarik, bi jalaalika wa kamaalika ‘ala zaini ‘ibadik, wa asyrofi ‘ibadika, sayyidil ‘arobi wal ‘ajami, wa imaami thoibata walharomi, sayyidinaa wa maulanaa muhammadin wa ‘ala aalihi wa shohbihii wa sallim wa rodhiyallohu tabaaroka wa ta’ala’an kulli shohaabati rosulillahi ajma’in. 

6.     Bacaan Bilal saat mengumandangkan Iqomah

Setelah membacakan semua doa, sholawat, dan juga khatib telah selesai menyampaikan khutbahnya. Selanjutnya Bilal akan melakukan murraqi untuk mengumandangkan iqomah kepada seluruh jamaah. Dengan berkumandangnya iqomah ini menandakan bahwa ibadah sholat Jum’at akan dimulai. Setelahnya Bilal akan memimpin untuk melafalkan niat ibadah sholat Jum’at.


Benarkah Ada Doa yang Tidak Disukai Oleh Allah SWT?

Benarkah Ada Doa yang Tidak Disukai Oleh Allah SWT?

 

Sebagai seorang Muslim tentunya kita sudah diajarkan mengenai tata cara berdoa, entah itu di lingkungan rumah maupun di sekolahan. Ya, pentingnya untuk mengajarkan tata cara berdoa sejak dini agar tidak menimbulkan kekeliruan di masa mendatang. 

Sebab doa tidak hanya sekedar bentuk dari permohonan kepada Allah SWT saja, melainkan juga bagian dari ibadah. Ngomong-ngomong soal berdoa, ternyata ada beberapa doa yang tidak disukai Allah

Seperti apa sajakah doanya? Nah, untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini. 

Adab berdoa pada Allah SWT



Doa-doa yang Tidak Disukai Oleh Allah SWT

1. Doa yang Melampaui Batas

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa segala hal yang dilakukan secara berlebihan itu cenderung ke mudharatnya ketimbang manfaatnya. Begitu juga dalam kegiatan berdoa yang berlebihan karena dianggap tidak rasional. Adapun mengenai dua kategori doa yang berlebihan seperti berikut:

  • Bentuk doa terhadap sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT dan sesuatu yang diharamkan bagi manusia. Contohnya, kamu berdoa ingin memiliki kekuatan berupa mujizat yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya. Tentu saja hal tersebut sangat tidak rasional, karena mujizat hanya diperuntukkan bagi para Nabi dan Rasul. 

  • Merincikan semua hal secara berlebihan, seperti ingin dimasukkan ke dalam surga serta meminta semua kenikmatan hingga kemegahan yang ada di dalamnya. Padahal, Allah SWT telah menciptakan surga beserta kenikmatan yang tidak ada lawannya. 

2. Doa yang Dikhusukan Untuk Pribadi dan Golongannya Saja

Di masa Rasulullah SAW pernah ada seorang pria badui yang berdoa ketika melaksanakan solat berjamaah bersama Rasulullah SAW dan Abu Hurairah. Adapun bunyi doa yang dipanjatkan oleh pria badui tersebut seperti : “Ya Allah, belas kasihanilah aku dan Nabi Muhammad SAW, jangan berikan belas kasih itu kepada selain kami berdua”. 

Setelah selesai solat, Rasulullah SAW menghampirinya seraya berkata: “Fulan, sungguh kamu telah membangun dinding yang luas dalam mengharap rahmat Allah, dan hal itu bukan akhlak seorang muslim yang baik. Ketahuilah, kecintaanmu kepada saudaramu sesama muslim adalah suatu kewajiban, maka hendaknya kamu ikut sertakan mereka di dalam keagungan doamu“.

3. Berdoa Agar Mengharap Datangnya Azab

Masih di zaman Rasulullah SAW, dulu pernah ada seorang pria yang berdoa kepada Allah SWT dengan penuh rasa takut akibat dosa-dosanya. Ia pun berdoa agar Allah SWT segera mendatangkan azab pada dirinya dengan harapan di akhirat kelak nanti tidak akan mendapatkan azab tersebut. 

Rasulullah SAW menanyakan alasan mengapa pria tadi berdoa seperti demikian. Lantas Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa si pemuda tersebut tidak akan sanggup untuk menahan pedihnya azab dari Allah SWT. Tak lama kemudian, Rasulullah SAW mendoakannya hal-hal yang baik untuk si pemuda.

Robbana aatinaa piddunyaa hasanata wapil aahiroti hasanata waqinaa adzab bannar

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka (QS Al Baqarah ayat 201). 

Tak hanya sampai disitu, Nabi Muhammad SAW juga mendoakan si pemuda tadi atas berkah limpahan karunia-Nya serta tuntunan dari Rasulullah SAW. 

4. Mendoakan Keburukan

Tidak semestinya seorang Muslim mendoakan keburukan, entah itu untuk dirinya sendiri maupun orang lain. 

Llaa yuhibbuwllohu aljahro bissuwai’ minal qowli illa mangdhulim, wa kaanawllohu samiiya’n ‘aliiym

Artinya : “Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizhalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui (QS An-Nisa ayat 148). 



Niat Sholat Dhuha dan Tata Cara Melaksanakannya

Niat Sholat Dhuha dan Tata Cara Melaksanakannya

 


Sholat dhuha merupakan sholat sunnah muakad yang tidak pernah ditinggalkan oleh rasul kita nabi besar Muhammad SAW. Sebaiknya kita jangan melewatkan sholat dhuha setiap harinya karena banyak pahala dan keutamaan mengerjakan sholat dhuha. Dalam riwayat Abu Dzar, Rasulullah SAW bersabda:

"Setiap pagi wajib bagi setiap anak Adam untuk bersedekah atas setiap persendian yang ada di tubuhnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap ajakan kepada kebaikan adalah sedekah, melarang dari kemungkaran adalah sedekah. Semua itu tercukupi dengan dua rokaat (sholat) dhuha." (HR Muslim).

Waktu pelaksanaan sholat dhuha dimulai pada saat matahari terbit dan sebelum tiba masa sholat dzuhur dengan kata lain baiknya dilakukan pada jam 07.00 pagi hingga 11.00 siang. Rakaat melaksanakan sholat dhuha yaitu minimal sebanyak dua rakaat. Namun ada beberapa ulama yang melaksanakan sholat dhuha dengan jumlah rakaat delapan hingga dua belas rakaat.

Saat melaksanakan sholat dhuha, ada bacaan surat yang dianjurkan untuk dibaca yaitu pada rakaat pertama membaca surat As-Syams dan rakaat kedua bacaan surat Ad-dhuha. Namun ada beberapa ulama juga menganjurkan membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Dalam melaksanakan sholat dhuha baiknya dilakukan sendiri namun jika ingin melakukan berjamaah juga diperbolehkan dan tidak bersifat makruh. Berikut niat sholat dhuha :

shalat dhuha
 

Lafal niat sholat dhuha

أصلي سنة الضحى ركعتين لله تعالى الله أكبر

shallii sunnatadh dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa. Allaahu akbar.

Artinya:

"Aku niat mengerjakan sholat sunah Dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala. Allah Mahabesar."

 

Setelah membaca niat sholat dhuha, lalu laksanakan sholat dengan bacaan surat pertama Al-fatihah lalu Surat As-Syams dan rakaat kedua surat Ad-Dhuha. Pelaksanaan solat dhuha dilakukan sebanyak dua rakaat namun jika ingin melaksanakan empat atau delapan rakaat, dilakukan dengan interval dua rakaat. Setelah selesai sholat dhuha, ada baiknya kita membaca doa sesudah sholat dhuha. Berikut doanya :

 

Doa sesudah sholat dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allaahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka walbahaa-a bahaa-uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quw watuka wal qudrata qudratuka wal 'ishmatta 'ishmatuk. Allaahumma in kaana rizqii fissamaa-i fa anzilhu wa in kaanafil ardhi fa-akhrijhu wa in kaana mu'assaran fayas sirhu wa in kaana haraaman fathahhirhu wa in kaana ba'iidan faqarribhu bihaqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quuwatika wa qudratika aatinii maa aataita 'ibaadakash shalihiin.

Artinya:

"Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu Dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu serta penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rizqiku masih di atas langit, turunkanlah dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah. Jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."

 

Itulah niat sholat dhuha berserta tata cara melakukan sholat dhuha. Semoga Allah SWT memberikan keutamaan kepada kita yang selalu menjaga sholat dhuha.


Memahami 6 Rukun Iman yang Ada Didalam Agama Islam

Memahami 6 Rukun Iman yang Ada Didalam Agama Islam

 


            Asal kata dari rukun iman ini adalah gabungan dari dua buah kata yaitu “rukun” yang memiliki arti tiang, dan juga “iman” yang memiliki arti kepercayaan. Jadi jika kita simpulkan artinya ini adalah pilar dari keimanan, pilar ini harus dimiliki oleh semua umat muslim.

            Seperti yang dijelaskan didalam Hadis Riwayat Imam Muslim yang bunyinya “Maka kabarkan padaku tentang iman, Rasulullah bersabda: Iman adalah bahwa kamu beriman kepada Allah dan malaikat-Nya, segala kitab-Nya, dan Rasul-Nya dan hari akhirat serta kamu beriman dengan qadar baik dan buruk.”

            Ini dia 6 rukun islam yang ada dan harus Anda ketahui:

·       Iman kepada Allah SWT

Sebagai umat muslim yang baik, kita ini harus beriman dan percaya jika Allah SWT ada, seluruh dunia dan seisinya ini di ciptakan oleh Allah SWT. Sebagai umat muslim kita ini tidak boleh menyembah tuhan selain Allah SWT. Salah satu bentuk iman kepada Allah SWT juga kita harus mengimani sifat-sifat yang dimiliki oleh Allah SWT yang ada di dalam Asmaul Husna.

·       Rukun iman kepada Malaikat

Malaikat ini dalam bahasa arab asalnya dari kata “malak” yang artinya kekuatan. Malaikat ini diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya. Sebagai umat muslim yang baik kita ini harus percaya akan adanya malaikat walaupun kita tidak bisa melihatnya. Dalam agama islam ada 10 nama malaikat yang wajib diketahui yaitu:

1.     Jibril

2.     Mikail

3.     Israfil

4.     Izrail

5.     Munkar

6.     Nakir

7.     Raqib

8.     Atid

9.     Malik

10.  Ridwan

·       Iman kepada kitab-kitab Allah

Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab yang diturunkan kepada para nabi untuk bisa membimbing umat manusia. Kitab yang di turunkan oleh Allah SWT ini bukan hanya satu diantanya ada:


iman kepada Alquran


1.     Al-Qur'an

2.     Taurat

3.     Injil

4.     Zabur

·       Iman kepada Nabi dan Rasul

Rasul adalah utusan dari Allah SWT yang diberikan sebuah wahyu kemudian wahyu tersebut harus di sampaikan dan juga diamalkan. Semua Rasul yang ada ini pasti seorang Nabi, tapi  seorang Nabi ini belum tentu seorag Rasul. Hal ini di karenakan nabi ini tidak diberi perintah untuk menyamikan wahyu yang mereka terima untuk umat. Dalam agama islam sendiri terdapat 25 nabi dan rasul yang wajib untuk diketahui.

·       Iman kepada Hari Akhir

Hari akhir ini benar adanya, dan sebagai umat islam kita juga harus mempercayainya. Hari akhir ini lebih sering dikenal sebagai hari kiamat, hari akhir ini adalah hari dimana bumi dan seluruh isinya hancur. Setelah semua umat di dunia meninggal, semuanya ini akan di bangkitkan lagi kelak untuk di timbang segala amal dan juga perbuatannya selama ia masih hidup di dunia.

·       Iman kepada Qada dan Qadar

Seperti yang sudah kita tahu jika Allah SWT ini sudah memiliki kehendak, ketetapan, dan juga keputusan untuk semua mahluk yang telah dia ciptakan, baik itu hal yang baik atau untuk hal yang buruk. Sebelum manusia ini terlahir ke dunia Allah SWT ini sudah memiliki ketetapan untuk manusia tersebut. Semuanya telah Allah SWT tulis di dalam kitab Lauh Mahfuz.

Itu dia pejelasan kita hari ini untuk 6 jenis rukun iman yang ada di dalam islam, jika Anda sudah mengetahui jangan lupa untuk di terapkan juga dalam kehidupan sehari- hari.

 


Tren Fashion Hijab Saat Ini

Tren Fashion Hijab Saat Ini

Memakai hijab merupakan kewajiban bagi setiap wanita Islam (muslimah) yang sudah baligh. Hal ini dituangkan dalam Alquran Surat Al Ahzab ayat 59 yang artinya, Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Dulu mungkin pemakaian hijab di area umum dilarang pemerintah, tapi sejak tahun 1980-an (kalau tidak salah) larangan itu tidak berlaku lagi. Saya masih ingat, kala itu saya masih duduk di bangku SD dan melihat muslimah berbondong-bondong memakai hijab di area umum. Walaupun pada akhirnya satu persatu melepasnya dan menyisakan mereka yang masih konsisten berhijab.

Antusiasme muslimah untuk memakai hijab dari waktu ke waktu semakin besar seiring pemahaman agama mereka. Bahkan berkembang tren fashion hijab yang berbeda setiap tahunnya dari para desainer muslimah. Kreatifitas para desainer tersebut diuji agar hijab yang mereka desain cantik dan nyaman namun tetap tidak melanggar batasan syariat.

fashion hijab
Sumber: https://hijab.id


Dulu mungkin tidak banyak model hijab yang ada di pasaran. Saya ingat, dulu saya hanya memakai hijab segiempat atau bertali seperti mukena. Sekarang banyak sekali model hijab yang bisa dikenakan. Ada hijab instan yang beragam modelnya, tidak hanya bertali, Ada hijab pashmina yang berbentuk persegi panjang dan bisa dikreasikan sesuai kehendak pemakainya, bahkan pashmina instan pun ada yang memudahkan banget dalam pemakaiannya.

Ada juga hijab syari yang dapat menutupi dada dan punggung pemakainya sehingga tidak membentuk badan. Hijab segi empat juga tetap ada dong dengan berbagai corak dan model yang semakin cantik. Para muslimah bisa memilih model hijab yang sesuai untuk mereka.

Berbagai aksesoris hijab pun saat ini tersedia di pasaran untuk melengkapi keperluan berhijab para muslimah. Ada peniti dengan berbagai bentuk untuk menjaga hijab tidak terbuka, bisa juga memakai pin atau klip berbagai bentuk. Ada manset hijab untuk menjaga rambut agar tidak keluar saat berhijab. Ada legging wudhu yang memudahkan musliha saat berwudhu di luar rumah. Dan yang akhir-akhir ini muncul untuk fashion hijab adalah berbagai masker dan penghubung masker untuk yang berhijab.

Bagaimana dengan kamu, hijab seperti apa yang dikenakan? Apapun itu, semoga tidak berlebihan ya dan yang pasti hijab yang kita kenakan akan semakin meningkatkan ketaatan kita pada Allah SWT. Semangat berhijab, yuk!


5 Macam Sholawat

5 Macam Sholawat

 

Sebelum berdoa dan meminta setiap keinginan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kita dianjurkan untuk membaca sholawat untuk Nabi terlebih dahulu.  Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang berbunyi,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila salah seorang di antara kamu membaca sholawat, hendaklah dimulai dengan mengangungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah sholawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

Sholawat sendiri terdiri dari beberapa macam. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini akan coba membahas tentang 5 macam sholawat sebagai berikut ini:

1.      Sholawat Ibrahimiyah

 

Allahumma Sholli ‘Alaa Muhammad Wa ‘Alaa Aali Muhammad Kamaa Shollaita ‘Alaa Ibrahim Wa ‘Alaa Aali Ibrahim Innaka Hamidum Majid.

 

Ya Allah berilah sholawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberi sholawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia

 

shalawat nabi

2.      Sholawat Nariyah

Berikut bacaan Sholawat Nariyah lengkap dengan tulisan latin dan artinya.

“Allahumma shali saholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman ‘alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdgaa bihil hawaa-iju.

Wa tunaalu bihir-raghaa-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqal ghamaamu bi wajhihil kariimi wa ‘alaa aalihi wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi ‘adadi kulli ma’luumin laka.”

Artinya: “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad Shollallahu ‘alahi wassallam. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah. Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, sebanyak bilangan yang diketahui oleh Engkau.

3.      Sholawat Matsurah

 

“Allahumma sholli ‘alaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wasallim.

 

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad yang tiada dapat membaca dan menulis (ummy) dan semoga keselamatan tercurah kepada segenap keluarganya.”

 

4.      Sholawat Fatih

 

“Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhhamddinil fatihi lima ughliqo wal khotimi lima sabaqo, nashiril haqqi bil haqqi wal hadi ila shirotikal mustaqim wa ‘ala alihi haqqo qodrihi wa miq darihil adzim.”

 

Artinya: ”Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta berkah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagai pembuka sesuatu yang terkunci, dan penutup sesuatu (para nabi) terdahulu, dialah penolong yang benar dengan membawa kebenaran serta petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada keluarga dan para sahabatnya dengan sebenar-benarnya dengan pangkat dan kedudukan yang agung.”

 

5.      Sholawat Munjiyat

 

“Allahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jami’il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii’al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii’is-sayyi’aati wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii’il-khairaati fil-hayaati wa ba’dal-mmaati.”

 

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang melaluinya Engkau menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat yang tertinggi, menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati.”

 

 

 


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik